header image
Home
Berita Lokal
Figur/Tokoh
Usulan/Keluhan kpd Bupati
Liputan Khusus
Artikel/Opini
FKB
Blog
Other Menu
Tanya Jawab
Jajak Pendapat
Pencarian Lanjut
Direktori Situs
Lelang Online
Bursa Kerja
Bisnis Direktori
Berita Global
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
Sections
Stats

 

Home arrow Artikel/Opini arrow Opini arrow Pengembangan Pariwisata Daerah
Pengembangan Pariwisata Daerah PDF Print E-mail
Contributed by ade bagus   
Nov 07, 2006 at 07:04 PM
Article Index
Pengembangan Pariwisata Daerah
Page 2
Page 3

Pariwisata di Bali sekarang sedang mengalami lesu darah. Banyak pelaku di industri ini pasrah menerima keadaan dan yang lainnya berharap cemas bahwa sektor penyumbang devisa terbesar ini akan bangkit lagi. Namun entah kapan atau sampai kapan mereka bisa bertahan.

Kita memang tidak bisa mem-blame siapapun dalam hal ini. Teroris? Mungkin saja mereka adalah pemicu bencana. Namun kenapa pariwisata belum bisa bergairah lagi seperti dahulu. 

Beberapa pengamat mempunyai pendapat berbeda menyikapi keadaan pariwisata sekarang ini. Sekelompok pelaku dan pengamat pariwisata malah menyarankan kepada pemerintah agar sekaranglah saatnya semua komponen pelaku pariwisata memikirkan kembali bentuk/pola pengembangan pariwisata yg tepat untuk Bali. Harus kita sadari bahwa banyak masyarakat lokal Bali yg meragukan manfaat pariwisata terhadap kemakmuran masyarakat Bali. Sepintas kita amati memang betul bahwa derap pembangunan fisik di bidang pariwisata tumbuh bak jamur di musim hujan. Mulai dari pembangunan villa-villa liar sampai mega proyek milyaran dollar dibangun di Bali. Namun pertanyaannya adalah berapa persen kontribusi-nya terhadap kemakmuran masyarakat Bali. Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa pembangunan sarana penunjang pariwisata tersebut telah membantu mengurangi jumlah angka pengangguran di Bali. Kenyataan di lapangan yg terjadi bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor ini ternyata belum maksimal pula digarap oleh orang lokal. Kenapa ini bisa terjadi?

Kita semua sudah mahfum bahwa pemilik hotel dan restaurant yg ada di Bali sebagian besar adalah investor luar baik itu domestik maupun luar negeri. Yang celakanya adalah ketika investor itu adalah orang luar domestik maka mereka akan membawa titipan tenaga kerja non-Bali. Dengan berbagai dalih mereka akan berusaha untuk memasukkan orang-orangnya ke struktur management dan peran orang lokal Bali adalah semata sebagai pelengkap dalam arti jarang mendapatkan posisi di level management.

Kita tidak bermaksud untuk mewacanakan hal ini menjadi fanatisme kedaerahan, namun adalah wajar kalau orang Bali mempertanyakan realita ttg manfaat riil Pariwisata terhadap keberlangsungan daerah dan budayanya.

Kalau kita amati perkembangan pariwisata di Bali memang belum mempunyai arah yg jelas. Dari semenjak dahulu ketika saya masih duduk di bangku kuliah sebuah lembaga pendidikan pariwisata terkenal satu-satunya yg ada di Bali kala itu, pemerintah menggaungkan wacana pariwisata budaya. Akan tetapi realitas yg ada di lapangan, budaya Bali entah itu budaya seni tari, seni lukis maupun seni lainnya belum mendapatkan tempat yg terhormat dalam kancah gemerlap dollar pariwisata. Bahkan sering kita amati, penari dan penabuh dari sekaa2 di desa diangkut dengan truk kotor berdebu layaknya sapi dan galian C. Akankah ini berubah?



Kami sangat mengharapkan sumbangan pemikiran, ide, gagasan, terobosan dari para pengunjung. Silahkan mendaftar terlebih dahulu agar bisa turut memberikan kontribusinya. Apabila anda berkenan untuk mengirimkan naskah berita, artikel/opini, maupun usulan/keluhan ke Bupati silahkan kirim email ke pengelola situs. Kami akan memberikan akses khusus untuk itu. Anda bisa memberikan tanggapan terhadap semua isi berita melalui comment, namun isinya akan kami review dulu sebelum di-publish
Who's Online
We have 9 guests online
Berita Terkait
Berita Lawas
Sindikasi
Tag Clouds
karangasem masyarakat dilakukan korban sementara melakukan bupati kemarin mengatakan menjadi selain sekitar daerah langsung menurut pemerintah mengaku secara sehingga beberapa pembangunan pihaknya program pemkab banyak ujarnya terhadap geredeg terjadi sempat

Joomla Modul

Social Bookmark
Add to: Mr. Wong Add to: Webnews Add to: Icio Add to: Oneview Add to: Kledy.de Social Bookmarking Add to:  FAV!T Social Bookmarking Add to: Favoriten.de Add to: Seekxl Add to: Social Bookmark Portal Add to: BoniTrust Add to: Power-Oldie Add to: Bookmarks.cc Add to: Newskick Add to: Newsider Add to: Linksilo Add to: Readster Add to: Yigg Add to: Linkarena Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: Reddit Add to: Jumptags Add to: Upchuckr Add to: Simpy Add to: StumbleUpon Add to: Slashdot Add to: Netscape Add to: Furl Add to: Yahoo Add to: Blogmarks Add to: Diigo Add to: Technorati Add to: Newsvine Add to: Blinkbits Add to: Ma.Gnolia Add to: Smarking Add to: Netvouz Add to: Folkd Add to: Spurl Add to: Google Add to: Blinklist Information
Social Bookmarking
IM